Dr. Lita Gading, M.PSI.,Psikolog: Tetap Kawal Kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual Mantan Wakil Sekretaris Umum LPAI Inisial IS

- Penulis

Rabu, 3 April 2024 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jateng-Globalinformasi.com,Kasus tindak pidana kekerasan seksual mantan wakil sekretaris umum LPAI Inisial IS yang ditangani oleh Unit PPA Polda Jateng hingga saat ini masih bergulir.

 

Pendamping mengatakan sejak bulan Januari 2024, telah dilakukan pemeriksaan psikologi forensik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, hingga saat ini tim kuasa hukum korban masih menunggu perkembangan dari unit PPA Polda Jateng.

 

“Sejak Januari 2024, telah dilaksanakan pemeriksaan psikologi forensik oleh tim dari Apsifor. Tim Apsifor saat itu adalah DR. Sri Aryanti Kristianingsih, M.SI., M.H., Psikolog., Lucia Peppy Novianti, M.PSI., Psikolog., DR. Arijani Lasmawati, M.PSI., Psikolog., dan Retno Ristiasih Utami, S.Psi., M.Si., Psikolog.”, ujar pendamping.

 

“Kita selalu berkoordinasi dengan tim kuasa hukum dan juga Kak Lita Gading tentang pemeriksaan psikologi forensik ini. Kenapa lama sekali? Apakah memang seperti itu?” Ujar pendamping.

 

“Kak Lita Gading menyampaikan bahwa harusnya tidak lama ya”, ujar pendamping.

 

“Sampai saat ini kita masih menunggu perkembangan dari Kanit PPA Polda Jateng, yaitu Ibu Kompol Munawarrah”, tambah pendamping.

 

“Sebagaimana disampaikan di SP2HP bahwa setelah pemeriksaan psikologi forensik akan dilaksanakan gelar perkara di Bareskrim Polri”, katanya pendamping.

 

DR. Lita Gading sejak mengetahui kasus ini langsung menghubungi Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi dan Irjen Syahardiantoro, Kadiv Propam Polri.

 

DR. Lita Gading juga mengunggah video di akun tiktoknya sebagai bentuk pengawalan kasus ini.

 

“DR. Lita Gading berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini. Beliau selalu menanyakan progress tindak lanjut penanganan di Polda Jateng”, ujar pendamping.

 

“Kak Lita mengatakan berharap agar Polda Jateng serius menangani kasus ini. Apalagi di awal kasus ini, kanit PPA sebelumnya yaitu Kompol Agus Sunandar, yang pernah bersama-sama dengan si terlapor saat menangani kasus anak Sambo di Magelang bersama dengan Kak Seto”, tambah pendamping.

Baca Juga:  Diduga Cidera Janji, Hotel Novotel Pontianak Gagal Penuhi Hak Konsumen yang Telah Melunasi Pembayaran!

 

“Saya akan tetap mengawal kasus ini”, ujar DR. Lita Gading.

 

“Sampaikan kepada kepolisian Polda Jateng bahwa saya mengawal kasus ini. Demikian disampaikan oleh Kak Lita Gading”, ujarnya.

 

Atensi DR. Lita Gading dalam mengawal kasus ini hingga melakukan koordinasi dengan Mabes Polri.

 

“Kami sudah menghubungi Mabes Polri dan berkoordinasi dengan AKBP Ema Rahmawati, Kanit PPA Bareskrim Polri. Besok saya akan menghubungi Ibu Ema”, ujar DR. Lita Gading.

 

“Kami mendorong kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini”, ujar DR. Lita Gading.

 

Bahwa DR. Lita Gading sudah pernah juga melaporkan mantan wakil sekretaris umum LPAI inisial IS tersebut di Polres Jakarta Selatan. Namun, karena menghargai Kak Seto sebagai kolega psikolog, DR. Lita Gading mencabut laporannya.

 

Ketika mengetahui kasus ini, DR. Lita Gading geram.

 

“Sampai saat ini kita masih menunggu jadwal untuk Gelar Perkara di Bareskrim Polri”, ujar pendamping.

 

“Kak Seto, Ketua Umum LPAI juga menyampaikan kepada kami bahwa beberapa hari yang lalu sedang menanyakan kepada Mabes Polri mengenai jadwal Gelar Perkara”, tambah pendamping.

 

“Sebagaimana disampaikan oleh tim kuasa hukum, Ibu Dian Puspitasari, S.H., bahwa penyidik harus melakukan langkah-langkah progresif dan ekstra ordinary dalam menangani tindak pidana seksual.

 

“Karena kekerasan seksual adalah kejahatan kemanusiaan dan dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat besar bukan hanya fisik. Namun, juga psikologis, sosial, dan masa depan”, ujar Dian Puspitasari, S.H.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Kasus SDN 12 Sungai Kakap Diklaim Selesai oleh Dikbud, Legatisi: Transparansi dan Substansi Penanganan Disorot!
Perkaranya dibatalkan MA, Hanifah Patuhi Hukum
Nama “Apo” dan Bayang-bayang Beking: Potret Buram Penegakan Hukum di Keranji
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Jumat, 17 April 2026 - 10:17 WIB

Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!

Berita Terbaru