Paket Tebing Sei Melawi : Anggaran Rp. 20 Miliar, Panjangnya Cuma 300 Meter. Pekerjaannya Terlambat

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kalbar, Sintang : 19-januari-2026-Masyarakat Heran melihat Proyek Perkuatan Tebing di Sei Melawi Kabupaten Sintang, yang nilainya puluhan miliar tetapi realisasinya cuma 300 meter lebih bahkan pekerjaannya terlambat.

” Kenapa ya panjang pekerjaannya, kok cuma 300 meter lebih. Padahal anggaran yang tertulis dalam kontrak, nilainya cukup besar sekali, yaitu mencapai Rp. 20 Miliar. Apakah karna dipotong atau dipindahkan kelokasi lain sehingga implementasi pekerjaannya hanya segitu, ” tanya warga setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga melihat keterlambatan dalam pekerjaan dimaksud, tentu memunculkan anggapan kalau proyek tersebut terkena addendum yang mendekati pinalti, mengingat batas waktunya sudah lewat.

Baca Juga:  G ONE Seaweed Meluncur di Jakarta, Tawarkan Produk Rumput Laut Siap Santap untuk Gaya Hidup Sehat

” Seharusnya Balai Wilayah Sungai Kalimantan1, sebagai Lembaga pengelola, menjelaskan kepublik apa faktor penyebabnya sehingga ini semua bisa terjadi. Jangan diam seolah-olah itu bukan salah mereka, ” ujarnya.

Limpahan tanggung jawab seperti itu, lanjutnya, yang hanya ditujukan kepada PT. Jaya Teknik Lestari selaku pelaksana, menunjukkan bahwa pengelola coba lempar batu sembunyi tangan. Disinilah kami berharap BPK dan Kejaksaan cek lapangan agar tahu betul ada atau tidak pelanggaran pada paket tersebut.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng
HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT
Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat
Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 04:05 WIB

LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng

Selasa, 21 April 2026 - 02:46 WIB

HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT

Senin, 20 April 2026 - 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Berita Terbaru