Alumni UGM Lintas Angkatan dan Lintas Fakultas Sampaikan Sikap Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.id || Jawa Tengah – Dinamika kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo saat ini semakin menjadi sorotan di semua kalangan masyarakat.

Rismon Sianipar melalui kanal youtube Balige Academy melakukan penelusuran secara mandiri dari lokasi KKN, skripsi hingga investigasi di Pasar Pramuka Pojok yang diduga sebagai tempat pembuatan ijazah Joko Widodo.

Isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo semakin menjadi perdebatan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gabungan Alumni Universitas Gadjah Mada yang berasal dari lintas angkatan dan lintas fakultas kemudian memberikan pernyataan sikap terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat terkait dugaan ijazah palsu jokowi.

Gabungan alumni UGM ini menamakan diri dengan Relagama Bergerak atau Relawan Alumni Universitas Gadjah Mada Bergerak.

Tertulis dalam pernyataan sikap Relagama Bergerak, lahir atas dasar niat, ide, dan menjaga semangat bersama untuk berkontribusi menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi marwah UGM sebagai PTN yang melambangkan kampus perjuangan dan kerakyatan Indonesia.

Dengan menjunjung tinggi prinsip kejujuran, berdasar nilai-nilai obyektifitas dan keterbukaan informasi kepada publik, serta berpegang pada kaidah ilmiah dalam pendidikan tinggi, Relagama Bergerak menyampaikan sikap sebagai berikut:

1. Meminta kepada rektor UGM beserta staf rektor terkait, dekan fakultas kehutanan beserta staf dekan terkait untuk bersama-sama memberikan keterangan resmi kepada publik secara jujur dan transparan tentang riwayat pendidikan Sdr. Joko Widodo di UGM hingga status ijazahnya.
2. Meminta kepada Sdr. Joko Widodo dengan suka rela, itikad baik, dan gembira untuk menunjukkan ijazah sarjananya (S1) kepada publik secara apa adanya.
3. Permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2, sudah selayaknya dilakukan dengan cara seksama, cermat, dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
4. Permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2 akan menjadi catatan sejarah yang sangat penting di kemudian hari. Oleh karena itu, sudah selayaknya dilaksanakan di kampus UGM sebagai rumah besar untuk civitas akademika UGM dan para alumninya.
5. Jika permintaan kami yang tersebut pada poin 1 dan 2 dalam waktu 1×24 jam sejak surat pernyataan ini diterima oleh ybs dan tidak dipenuhi permintaan kami maka dengan sikap mufakat dan bulat kami menyatakan mosi tidak percaya kepada para pihak tersebut.
6. Berdasar mosi tidak percaya yang tersebut pada poin 5, kami meminta kepada rektor UGM dan staf rektor terkait, Dekan fakultas kehutanan dan staf dekan terkait, beserta staf di UGM lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Sdr. Joko Widodo untuk segera mengundurkan diri dari status dan jabatannya dengan tanpa syarat.
7. Berdasar mosi tidak percaya yang tersebut pada poin 5, kami simpulkan bahwa Sdr. Joko Widodo bukanlah alumni Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga:  Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata

Relagama Bergerak berharap agar pernyataan sikap ini dapat diketahui publik dan dapat berkontribusi mengakhiri kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo secara tuntas dengan proses yang cepat, tepat, adil, transparan, dan mencerdaskan untuk semua.

Bangun Sutoto, SIP tercatat sebagai koordinator Relagama Bergerak dalam pernyataan sikap tertanggal 3 Juli 2025 dari gabungan alumni UGM lintas angkatan dan lintas fakultas.

(Red/Relagama Bergerak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Tambahan Rp100 Ribu di Samsat Perawang Jadi Sorotan, Wajib Pajak Minta Penjelasan
Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Feri Isrop Jadi Harapan Baru Warga untuk Pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap
Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi
Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak
Gelar Silaturahmi, Lamsiang Sitompul Perkuat Sinergi dan Paparkan Sejarah Berdirinya Horas Bangso Batak
Ketua LMND Sumut Soroti Dugaan Pungli di Samsat Jalan Sekip: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Praktik Percaloan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:16 WIB

Dugaan Pungutan Tambahan Rp100 Ribu di Samsat Perawang Jadi Sorotan, Wajib Pajak Minta Penjelasan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:30 WIB

Feri Isrop Jadi Harapan Baru Warga untuk Pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:01 WIB

Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:32 WIB

Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:30 WIB

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak

Berita Terbaru

Uncategorized

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB