GLOBALINFORMASI.COM||LUBUK LINGGAU – Harapan besar terhadap kebangkitan PDAM Tirta Bukit Sulap (TBS) Kota Lubuk Linggau terus mengalir. Dukungan kini datang dari kalangan akademisi yang menilai program dan gagasan yang disampaikan salah satu calon Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap periode 2026–2031, Feri Isrop, SH, memiliki arah yang jelas serta realistis untuk dijalankan.
Salah satu akademisi sekaligus dosen senior, Saiful Anuwar, S.Ag., M.H., memberikan apresiasi terhadap komitmen dan keberanian Feri Isrop yang selama beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan publik melalui berbagai media sosial dan pemberitaan terkait visi pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap.
Saat diwawancarai awak media, Minggu (31/5/2026), Saiful Anuwar menilai langkah dan program yang disampaikan Feri Isrop menunjukkan keseriusan untuk melakukan perubahan di tubuh perusahaan daerah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program yang disampaikan sangat logis, terukur, dan meyakinkan untuk dieksekusi. Yang terpenting adalah adanya keberanian mengambil langkah-langkah strategis demi memperbaiki kondisi PDAM Tirta Bukit Sulap yang saat ini memang membutuhkan perhatian serius,” ujarnya.
Menurut Saiful, kondisi PDAM Tirta Bukit Sulap saat ini tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Dibutuhkan sosok pemimpin yang memiliki ketegasan, integritas, kejujuran, serta komitmen kuat dalam melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Kita mengetahui bersama bahwa kondisi PDAM Tirta Bukit Sulap saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan. Karena itu diperlukan figur yang muda, tegas, jujur, dan berintegritas untuk memimpin proses perubahan,” katanya.
Ia menambahkan, Feri Isrop dinilai memiliki keberanian dan keyakinan untuk mewujudkan target perubahan dalam waktu relatif singkat. Bahkan, menurutnya, apabila program-program yang telah disampaikan dapat dijalankan secara konsisten, PDAM Tirta Bukit Sulap berpotensi menunjukkan kemajuan signifikan dalam kurun waktu satu setengah tahun.
“Feri Isrop tampil dengan keyakinan dan komitmen yang kuat. Target perubahan dalam waktu 1,5 tahun bukan sesuatu yang mustahil apabila didukung dengan manajemen yang baik, kerja keras, dan dukungan seluruh elemen perusahaan,” ungkapnya.
Saiful berharap proses seleksi Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap dapat menghasilkan pemimpin terbaik yang benar-benar memiliki niat mengabdi kepada masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi warga Kota Lubuk Linggau.
“Semoga niat beliau untuk mengabdi dan menjadi pelayan masyarakat melalui penyediaan air bersih yang lebih baik dapat terwujud. Selain meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, kesejahteraan karyawan juga harus menjadi perhatian sehingga PDAM Tirta Bukit Sulap dapat tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat dan profesional,” tutupnya. (*)













