Saut Situmorang, Komisioner KPK Tahun 2015-2019 mengapresiasi terlaksananya Aksi Solidaritas : Peringatan 2 Tahun Meninggalnya Iwan Boedi, ASN Kota Semarang

- Penulis

Sabtu, 24 Agustus 2024 - 02:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || SEMARANG.

Saut Situmorang, Komisioner KPK Tahun 2015-2019 yang juga mengawal kasus Iwan Boedi memberikan apresiasi kepada Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang dan Jaringan

Lintas Agama untuk Kemanusiaan (JALAK) yang menggelar aksi solidaritas untuk memperingati 2 tahun meninggalnya Iwan Boedi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Saut Situmorang lebih lanjut mengatakan sebaiknya Pihak Polri memberikan laporan ke publik mengenai proses penyelidikan ataupun penyidikan kasus Iwan Boedi ini.

 

“Saran saya, sebaiknya pihak Polri memberikan laporan ke publik sudah sampai dimana proses penyelidikan ataupun penyidikan kasus Iwan Boedi ini”, Kata Saut Situmorang.

 

“Karena peristiwa itu dugaannya ada kaitan dengan kasus korupsi maka normatifnya justru harus mendapatkan prioritas daripada kasus yang lain”, lanjut Saut Situmorang.

 

“Karena rasanya sangat lambat kemajuannya sementara bukti awal sendiri menurut analisis saya sudah mengarah”, ujar Saut Situmorang.

 

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang bersama

dengan Jaringan Lintas Agama untuk Kemanusiaan (JALAK) dan komunitas lainnya menggelar

aksi solidaritas untuk memperingati 2 tahun meninggalnya Iwan Boedi di depan Polda Jateng

pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Aksi tersebut dihadiri oleh mahasiswa, masyarakat sipil dan akademisi.

Baca Juga:  Kompolnas akan supervisi ke Polda Jateng mengenai tindak lanjut kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual mantan wasetum LPAI inisial IS

 

Dengan dilakukannya

aksi solidaritas ini, tujuannya polisi dapat segera menangkap pelaku dari pembunuhan Iwan

Boedi agar keadilan dapat ditegakkan.

Aksi yang terdiri dari berbagai macam elemen masyarakat memiliki 3 poin tuntutan, yakni ; a)

menuntut Polda Jateng dan Polrestabes Semarang Untuk Mengusut Tuntas Pelaku

Pembunuhan Iwan Boedi, b) Menuntut Kapolda Jateng Untuk Memberikan Transparansi Tiap

Bulan Kepada Publik Perihal Kasus Iwan Boedi, c) Menuntut Kapolri Untuk Memberikan

Asistensi Kepada Polda Jateng dan Polrestabes Semarang Dalam Mengusut Tuntas Kasus

Iwan Boedi.

Konsep aksi solidaritas dalam memperingati 2 tahun meninggalnya Iwan Boedi diisi dengan

orasi, puisi, teatrikal dan ditutup dengan doa.

 

Pada sesi teatrikal, PMKRI Cabang Semarang

menampilkan seorang pemuda mengenakan pakaian putih yang melambangkan keadilan,

tetapi terpaksa dikotori oleh segelintir orang yang tamak. Setelah teatrikal, masa aksi menabur

bunga ke dalam peti yang melambangkan matinya keadilan.

Dengan adanya aksi ini, kami berharap bahwa kasus Iwan Boedi dapat terus mendapatkan

perhatian dari pihak kepolisian dan masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang agar

kasus tersebut mendapatkan titik terang.

 

(Tim Red/Louis Kefi/Juita Dwi Passya Barus)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH
Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama
Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin
Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit
Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara
Peluncuran Buku “Kita Belum Dewasa”, Adhi Black Ajak Masyarakat Kalbar Sukseskan Momentum Refleksi Diri
Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Azmi Syahputra: Tidak Ada Impunitas Bagi Pelaku dan Tidak Boleh Ada Kompromi
Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:37 WIB

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH

Rabu, 29 April 2026 - 23:48 WIB

Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 23:39 WIB

Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara

Berita Terbaru