Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kalbar, Bengkayang: Warga Kecamatan Toho, Mempawah Hulu maupun Kabupaten Bengkayang protes berat terhadap BPJN Kalbar. Mereka marah KTP yang diminta untuk Program Padat Karya Tahun 2025 sebagai tenaga kerja, tidak pernah ada, apalagi dapat upah.

” Ini sama saja dengan bentuk penipuan data. Masak identitas kami berupa Kartu Tanda Penduduk, tercantum sebagai tenaga kerja dalam program tersebut. Padahal sampai dengan detik ini belum pernah sama sekali dilibatkan, ” tegas salah satu korban rekayasa administrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, katanya, ada dugaan absensi serta bukti pembayaran upah dengan memuat tanda tangan pemilik KTP juga tecatat disitu. Memang awalnya Pemdes diminta mengumpulkan data calon tenaga kerja oleh pihak pelaksana program. Tetapi hingga sekarang nihil.

Baca Juga:  Pasca Lebaran, Pelayanan Polres Rokan Hulu Buka Kembali, Kapolres Pastikan Semua Berjalan Sesuai Prosedur.

Begitu pula dilapangan tidak tampak aktivitas yang signifikan. ” Jadi kami curiga kalau paket Padat Karya ini hanya akal-akalan dengan modus pemakaian data masyarakat tanpa diketahui pemilik KTP guna memenuhi aturan main dan proses pencairan duit negara, ” duganya.

Ia meminta Kabalai Jalan Nasional Kalimantan Barat menjelaskan kebenaran semuanya, mengingat hubungannya dengan data fiktip masyarakat maupun wujud kolusi dan korupsi

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH
Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama
Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin
Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit
Peluncuran Buku “Kita Belum Dewasa”, Adhi Black Ajak Masyarakat Kalbar Sukseskan Momentum Refleksi Diri
Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Azmi Syahputra: Tidak Ada Impunitas Bagi Pelaku dan Tidak Boleh Ada Kompromi
Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan
Cek Lokasi Pasar 7, Polisi Tidak Temukan Aktivitas Perjudian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:37 WIB

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH

Rabu, 29 April 2026 - 23:48 WIB

Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 23:39 WIB

Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara

Berita Terbaru