Baru Selsai Dibangun Proyek Gang SMA Sudah Retak dan Patah, Warga Desak Inspektorat Turun Kelapangan

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baru Selsai Dibangun Proyek Gang SMA Sudah Retak dan Patah, Warga Desak Inspektorat Turun Kelapangan

MEMPAWAH, – Proyek jalan liingkungan milik Dinas Perkim Kabupaten Mempawah kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Mereka menilai paket Gang SMA Desa Sungai Limau Kabupaten Mempawah kualitas dipertanyakan.

Jalan yang menilai anggaran Rp 199 Juta yang kerjakan Cv. Adhy Karya Gemilang dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mempawah melalui DAU APBD Tahun 2025 itu banyak mengalami retak dan patah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan dilapangan ditemukan sejumlah indikasi pelaksaan pekerjaan yang dinilai tidak memenuhi standar teknis, salah satunya ada beberapa titik retak dan patah.

Baca Juga:  Diduga Membuang Limbah Cair Hitam Sembarang, membuat Warga Binjai Geram aksi Demo Ke PT Seven Seas Agro

Kondisi ini menimbukan dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek di kerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai perencanaan.

Menurut salah satu warga mengatakan saya juga tukang saya tahu kerjaan ini terlalu banyak pasir daripada semen dan kerjaan ini pakai molen manual maka retak sampai ke bawah.

“Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memenuhi asas keberimbangan informasi.

Masyarakat setempat berharap instansi terkait, khususnya pihak pengawasan dan penegak hukum, segera turun kelapangan untuk melakukan pengecekan serta menindaklanjuti dugaan penyimpangan dalam proyek jalan rabat beton tersebut

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lagi-Lagi Korban Jalan Rusak: Truk Sawit Tumbang di Jalur Buluh Merindu–Apin, Pemerintah Jangan Terus Sibuk Menebar Janji
SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH
Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama
Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin
Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit
Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara
Peluncuran Buku “Kita Belum Dewasa”, Adhi Black Ajak Masyarakat Kalbar Sukseskan Momentum Refleksi Diri
Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Azmi Syahputra: Tidak Ada Impunitas Bagi Pelaku dan Tidak Boleh Ada Kompromi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:54 WIB

Lagi-Lagi Korban Jalan Rusak: Truk Sawit Tumbang di Jalur Buluh Merindu–Apin, Pemerintah Jangan Terus Sibuk Menebar Janji

Kamis, 30 April 2026 - 03:37 WIB

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH

Rabu, 29 April 2026 - 23:48 WIB

Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 23:39 WIB

Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit

Berita Terbaru