Penguatan Pimpinan OPD Lewat Retreat, Langkah Strategis Tingkatkan Kepuasan Masyarakat!

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 00:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PONTIANAK – Rencana pelaksanaan kegiatan retreat bagi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendapat dukungan dari kalangan pengamat hukum dan kebijakan publik. Program tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan memiliki urgensi tinggi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa agenda retreat tidak seharusnya dipandang semata dari sisi pembiayaan, melainkan sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Agenda ini harus kita lihat dari sisi intermediate outcome dan ultimate outcome dalam pelayanan publik. Jangan hanya dilihat dari sisi biaya, melainkan sebagai investasi strategis untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ujarnya kepada awak media, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, pelayanan publik merupakan muara dari seluruh proses birokrasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan soliditas pimpinan OPD menjadi faktor krusial dalam mendorong efektivitas pemerintahan.

Ia menjelaskan, program retreat dapat berfungsi sebagai instrumen penyelarasan visi serta penguatan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selama ini, kata dia, berbagai hambatan dalam pelayanan publik kerap muncul akibat ego sektoral antar-OPD.

“Retreat ini menjadi momentum krusial untuk melakukan sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan agar seluruh pimpinan OPD memiliki satu visi yang sama dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman menilai bahwa keberhasilan kegiatan tersebut sangat bergantung pada orientasi hasil, khususnya pada intermediate outcome atau hasil antara yang dapat langsung dirasakan dalam peningkatan kinerja birokrasi.

Baca Juga:  Menindaklanjuti Perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan , Rutan Kelas II B Sidikalang melaksanakan razia insidentil

“Kita tidak boleh melihat kegiatan ini sebagai seremoni. Targetnya jelas, yaitu meningkatnya soliditas manajerial yang berdampak langsung pada kecepatan dan ketepatan pelayanan publik,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa kepemimpinan yang kuat, terarah, dan memiliki kesamaan visi akan mampu memangkas jalur birokrasi yang selama ini dinilai berbelit-belit, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih responsif dan efisien.

Terkait adanya isu pergeseran anggaran untuk mendukung kegiatan tersebut, Herman menilai langkah itu sebagai kebijakan taktis yang rasional, sepanjang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Efisiensi bukan berarti tidak mengeluarkan anggaran, tetapi memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan dampak besar. Penguatan kapasitas SDM pimpinan adalah bentuk efisiensi jangka panjang, karena dapat mencegah pemborosan akibat salah urus di masa depan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi prioritas tertinggi pemerintah daerah, mengingat tingkat kepuasan masyarakat merupakan indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan.

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah. Jika melalui retreat ini para pimpinan OPD menjadi lebih responsif terhadap keluhan masyarakat dan lebih inovatif dalam bekerja, maka program ini bukan hanya baik, tetapi sangat mendesak untuk dilaksanakan,” pungkasnya.

Sumber: Dr.Herman HOFI Munawar, SH
Red/Tim*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Sampaikan Ucapan Selamat pada Resepsi Pernikahan Putra Panglima Besar Adi Hermansyah (adi blac)
Dapat Dukungan Akademisi, Program Feri Isrop Dinilai Mampu Ubah Wajah PDAM TBS
Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri
Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Orang Kaya Merampok Hak Orang Miskin!” Lidik Krimsus RI Kalbar Ultimatum DPRD & APH: Tindak Penimbun Solar Subsidi Sebelum Juni Meledak Jadi Demo Massal
Yayasan Aditya Lestari Khatulistiwa Bantah PKS Investor, Dugaan Pemalsuan Mencuat!
Diduga Cemari Lingkungan, Aktivitas PETI di Sandai Dikaitkan dengan Inisial F, A dan Y!
Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:20 WIB

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Sampaikan Ucapan Selamat pada Resepsi Pernikahan Putra Panglima Besar Adi Hermansyah (adi blac)

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:38 WIB

Dapat Dukungan Akademisi, Program Feri Isrop Dinilai Mampu Ubah Wajah PDAM TBS

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:42 WIB

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WIB

Yayasan Aditya Lestari Khatulistiwa Bantah PKS Investor, Dugaan Pemalsuan Mencuat!

Berita Terbaru

Uncategorized

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB