Aksi Kamisan Di Depan Mapolda Jawa Tengah, tuntut Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar Dicopot Atas Dugaan Obstruction Of Justice

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Semarang – Aksi Kamisan yang di gelar di depan Mapolda Jawa Tengah pada hari Kamis (12/12/2024) sore.

Aksi Kamisan ini menyuarakan pencopotan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar.

Mengenakan baju warna hitam dan membawa payung berwarna hitam, peserta aksi juga membentangkan poster dengan tulisan, Keadilan Untuk Gamma, Robig Tidak Bercerita Tiba-Tiba Tembak Siswa, Hukum Berat Polisi Pembunuh, Kerja Polisi Pamer Prestasi Lupa Evaluasi, Robig Betah Isin Dipecat Malah Banding, Robig Tak Tahu Malu, Dipecat, Banding.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya peserta aksi menyuarakan adanya fitnah, narasi menyesatkan, rekayasa yang dilakukan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar terkait peristiwa penembakan siswa SMKN 4 Semarang yang dilakukan oleh Aipda Robig Zaenudin.

“Kita tidak habis pikir, seorang Kapolrestabes memberikan keterangan yang menggiring opini masyarakat bahwa penembakan dilakukan karena terkait melerai adanya tawuran.

Koordinator Aksi Kamisan Fathul Munif mengatakan, perlu dilakukan evaluasi besar-besaran di dalam institusi polri.

“Peristiwa ini menunjukkan perlu adanya reformasi di kepolisian. Evaluasi besar-besaran. Kapolrestabes Semarang harus dicopot dari jabatannya karena melakukan upaya menghalang-halangi dan memanipulasi fakta-fakta kejadian penembakan Gamma yang dilakukan oleh anak buahnya bahkan keluarga Gamma juga mendapatkan intimidasi agar tidak memperpanjang kasus ini,” serunya dalam orasinya.

Baca Juga:  Sukses Pelantikan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Lubuklinggau Priode 2024-2029

Turut juga hadir dalam Aksi Kamisan, Basa Basuki, seorang pegiat seni.

Dalam orasinya, Ia membandingkan kasus penembakan Gamma dengan kasus Gus Miftah yang mengolok-olok penjual es teh.

“Kasus Gus Miftah yang mengolok-olok penjual es teh tidak menghilangkan nyawa. Akan tetapi tindakan ini menggugah hati nurani kita semua. Maka akan menjadi ironi apabila penembakan yang dilakukan oleh oknum polisi hanya menjadi berita kecil saja. Hal ini sangat menusuk hati nurani saya,” serunya.

Peserta Aksi Kamisan mengecam tindakan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang mengaburkan fakta-fakta kejadian penembakan. Gamma disebut sebagai anggota gangster dan melakukan penyerangan terhadap Aipda Robig.

“Kita menuntut agar Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya menghalang-halangi dalam kasus pembunuhan ini,” ujarnya.

Peserta Aksi Kamisan juga membacakan puisi yang menyuarakan kondisi di kepolisian yang saat ini sudah tidak sesuai dengan slogannya yaitu melayani, melindungi, dan mengayomi.

(Yulius)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Feri Isrop Jadi Harapan Baru Warga untuk Pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap
Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi
Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak
Gelar Silaturahmi, Lamsiang Sitompul Perkuat Sinergi dan Paparkan Sejarah Berdirinya Horas Bangso Batak
Ketua LMND Sumut Soroti Dugaan Pungli di Samsat Jalan Sekip: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Praktik Percaloan
Komunitas Women’s International Club (WIC) Semarang Adakan Pengabdian Masyarakat di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Semarang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:42 WIB

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:01 WIB

Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:32 WIB

Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:30 WIB

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

Gelar Silaturahmi, Lamsiang Sitompul Perkuat Sinergi dan Paparkan Sejarah Berdirinya Horas Bangso Batak

Berita Terbaru

Uncategorized

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB