Gakkum LHK Sumatra Wilayah II Lelet Menangani Pengaduan Masyarakat

- Penulis

Rabu, 21 Agustus 2024 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com,|| Pekanbaru. GAKKUM LHK Sumatra wilayah II dinilai lelet dalam menangani pengaduan masyarakat Desa Buluhcina, Rabu (21/8/2024).

 

Sudah satu tahun pengaduan masyarakat Desa Buluhcina atas perambahan yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kepau Jaya Siak Hulu Kampar atas nama Habib Rahman dan Harisman yang dilakukan sejak tahun 2022 di GAKKUM LHK Sumatra wilayah II masih pada tahapan pengumpulan informasi dan keterangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Diketahui bahwa pada September 2023 masyarakat Desa Buluhcina melakukan pengaduan ke Balai KSDA Riau dan GAKKUM LHK Sumatra wilayah II. September 2023 sudah sempat turun ke objek melakukan identifikasi ke lapangan bersama dengan staff KSDA Riau dan GAKKUM LHK Sumatra wilayah II namun setelah itu seperti di peti es kan sehingga tidak diketahui lagi perkembangannya.

 

10 bulan kemudian tepatnya pada Juli 2024 masyarakat Desa Buluhcina bersama dengan ninik mamak mendatangi GAKKUM hingga 2 kali guna meminta berjumpa dengan Kasi GAKKUM LHK Sumatra wilayah II Bapak Haryanto. Saat itu Bapak Haryanto berjanji akan menuntaskan kasus ini dengan cepat. Dan kembali membentuk tim baru untuk melakukan identifikasi ulang ke lapangan.

Baca Juga:  Pengamat Desak Transparansi Kasus Imigrasi Entikong, Dugaan Pidana Harus Diusut Tuntas!

 

Agustus 2024 Kasi GAKKUM LHK Sumatra wilayah II Bapak Haryanto mengatakan pada tahapan ini sudah 7 orang yang dimintai keterangan terdiri atas; Kepala Desa Buluhcina, ketua BPD Desa Buluhcina, 2 orang saksi masyarakat Desa Buluhcina, Habib Rahman, Harisman dan Kepala Resort tahun 2024 atas nama Sumodung Harahap.

 

Masyarakat Desa Buluhcina bertanya-tanya kenapa kepala resort tahun 2022 atas nama Muslino tidak diminta keterangan? Padahal perambahan kawasan TWA Desa Buluhcina itu terjadi sejak tahun 2022 di wilayah resort yang saat itu di pimpin oleh kepala resort atas nama Muslino.

 

Dalam hal ini praktisi hukum  dan juga Penasehat Hukum media mitratni.id *John L Situmorang, S.H., M.H* mengatakan: ” Sebaiknya GAKKUM LHK   segera  menuntaskan pengaduan masyarakat secara cepat agar pengaduan  tersebut mendapatkan kepastian hukum.

 

Jangan sampai ada kesan di mata masyarakat  khususnya pengadu bahwa leletnya penuntasan pengaduan ini ada unsur kesengajaan atau keberpihakan kepada terlapor.”

 

Lanjut dia, dalam pengaduan masyarakat tentu melampirkan bukti-bukti permulaan misalnya bukti kwitansi, dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Kasus SDN 12 Sungai Kakap Diklaim Selesai oleh Dikbud, Legatisi: Transparansi dan Substansi Penanganan Disorot!
Perkaranya dibatalkan MA, Hanifah Patuhi Hukum
Nama “Apo” dan Bayang-bayang Beking: Potret Buram Penegakan Hukum di Keranji
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Jumat, 17 April 2026 - 10:17 WIB

Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!

Berita Terbaru