Jual Solar Subsidi kepada Pick Up Modifikasi, Diduga SPBU Martubung Bekerja Sama dengan Mafia Minyak

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN–Globalinformasi.com,Salah satu SPBU yang berada di Jalan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan diduga kerja sama dengan mafia minyak.

 

Pasalnya, terlihat setiap siang hari didepan SPBU dengan nomor 142021xx secara terang – terangan menjual solar subsidi kepada mobil -mobil pickup yang sudah dimodifikasi yang diduga merupakan mafia minyak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal itu dijelaskan warga inisial SU kepada awak media, Jum’at (01/05/2024) sekira pukul 12.30 wib.

 

SU sering melihat aktivitas yang mencurigakan di SPBU milik pemerintah itu. Bermodalkan nekat SU mendekati SPBU untuk mengetahui kegiatan yang terjadi.

 

Benar saja, terlihat mobil pick up yang ditutup terpal sedang diisi BBM jenis solar. Menurut kalibrasi, apabila mobil pickup biasa mengisi BBM tidak akan lebih dari 10 menit.

Baca Juga:  Penggeledahan Kamar Hunian WBP Dan Pemeriksaan Areal Brandgang Rutan Kelas IIB Sidikalang

 

“Ini Pickup ngisi bisa lebih dari 30 menit, kalau ada antrian dia mutar lagi untuk antri. Kalau begitu berarti kan pihak SPBU sekongkol dengan mafia minyak, mobil pick up diisi BBM yang diduga ditimbun untuk dijual ke industri,” ungkap SU.

 

“Biasa mereka pakai plat berbeda antara depan sama belakang bang, kayak yang nampak sekarang plat depan BK 8960 BD plat belakang BK 8336 FV, apa namanya kalau bukan mafia bang,”  ujarnya.

 

Hingga berita ini ditayangkan awak media tetap berupaya mendapatkan konfirmasi terhadap pihak terkait.(021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Kasus SDN 12 Sungai Kakap Diklaim Selesai oleh Dikbud, Legatisi: Transparansi dan Substansi Penanganan Disorot!
Perkaranya dibatalkan MA, Hanifah Patuhi Hukum
Nama “Apo” dan Bayang-bayang Beking: Potret Buram Penegakan Hukum di Keranji
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Jumat, 17 April 2026 - 10:17 WIB

Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!

Berita Terbaru