Molor Hingga 2026, Proyek Pembangunan Ruang Hemodalisa RSUD Sintang Rp 1.9 Miliar Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SINTANG, – Proyek pembangunan Ruang Hemodalisa RSUD ADE M Djoen Sintang di Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang diduga mengalami keterlambatan serius hingga memasuki tahun 2026, meskipun masa kontrak pekerjaan telah berakhir pada Desember 2025, Sabtu (07/03/25).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang dibiayai dari APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp 1.947.500.000, 00 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut dikerjakan oleh Cv. Ravana.

Berdasarkan kontrak, pekerjaan seharusnya rampung pada akhir Desember 2025. Namun hingga Februari 2026, pembangunan Ruang Hermodalisa RUSD ADE M Djoen itu belum menunjukkan penyelesaian akhir.

Pantauan tim investigasi di lokasi proyek, Sabtu (07/03/26) menunjukkan belum selesai seperti belum terpasangi keramik, plafon, pengecatan bahkan material bangunan masih berserakan di beberapa ruangan. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa pekerjaan belum diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Anggota Brimob Aniaya Remaja Pelajar Di Kota Tual Hingga Meninggal Dunia, Dian Puspitasari, Direktur LBH RaKeSia: Usut Tuntas dan Transparan

“Apabila dugaan tersebut terbukti, pelaksana proyek maupun pihak terkait dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Saat di konfirmasi melalui whatsapp kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sintang Lavianyus Jelani Agusmerdewan, S.T mengatakan, kalau sesuai kontrak kerja bangunan memang sampai distu,” jekasnya.

“Karena keterbatasan anggaran pekerjaan tidak mencakup finishing,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi teknis terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Publik mendesak agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum melakukan pengawasan ketat, bahkan investigasi, terhadap pelaksanaan proyek pemvangunan RSUD Sintang.

Redaksi media juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Sumber: Tim Investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sekadau Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak, Ayah Kandung Jadi Tersangka
LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng
HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT
Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat
Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:31 WIB

Polres Sekadau Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Selasa, 21 April 2026 - 04:05 WIB

LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng

Selasa, 21 April 2026 - 02:46 WIB

HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT

Senin, 20 April 2026 - 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Berita Terbaru