Pamatwil Operasi Ketupat Musi 2026 Tinjau Pos Pengamanan di Lubuk Linggau

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Linggau – Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran 1447 H, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat Musi 2026, Kombes Pol. Yulian Perdana, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Operasi di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta efektivitas pola pengamanan di titik-titik strategis perlintasan pemudik.

Usai meninjau pos-pos pengamanan, Kombes Pol. Yulian Perdana mengikuti Video Conference (Vicon) arahan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, yang berfokus pada Analisa dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026. Kapolda menekankan pentingnya respons cepat terhadap dinamika di lapangan, terutama terkait kemacetan lalu lintas dan potensi gangguan kamtibmas.

Kombes Pol. Yulian Perdana kemudian memberikan pengarahan kepada personel Polres Lubuk Linggau, menekankan pentingnya menjaga stamina dan profesionalitas. “Saya instruksikan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan. Kita adalah representasi negara yang hadir di jalanan untuk memberikan rasa aman,” ujarnya.

Situasi arus mudik di Kota Lubuk Linggau terpantau ramai namun tetap lancar dan terkendali. Pamatwil memberikan apresiasi atas kesiapan Polres Lubuk Linggau dalam mengelola pos-pos pengamanan. Dengan pengawasan ketat dari tingkat Polda, diharapkan Operasi Ketupat Musi 2026 di wilayah Lubuk Linggau dapat berjalan optimal. (Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Rusak, Debu dan Lumpur Mengganggu, Proyek Sekolah Rakyat Batulayang Diduga Langgar Aturan!
Pengamat : Retret ASN Kalbar Dinilai Investasi Strategis, Kritik Publik Tetap Diperlukan dalam Kerangka Demokrasi!
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kerugian Negara Tembus Rp 1,35 Triliun
Penguatan Pimpinan OPD Lewat Retreat, Langkah Strategis Tingkatkan Kepuasan Masyarakat!
Viral! Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Penyidik Unit III Satreskrim Polres Batang Wajib Mengungkap Peran Aktif CW, WC dan EDC Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.
Penguatan tebing sungai itik jadi sorotan,LPM Tegas Kawal Proyek Bernilai Rp.14,8 Milyar
DPC APRI Sanggau Buka Fakta Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Proyek Turap di Sungai Kakap Jadi Sorotan Publik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:27 WIB

Jalan Rusak, Debu dan Lumpur Mengganggu, Proyek Sekolah Rakyat Batulayang Diduga Langgar Aturan!

Sabtu, 11 April 2026 - 11:37 WIB

Pengamat : Retret ASN Kalbar Dinilai Investasi Strategis, Kritik Publik Tetap Diperlukan dalam Kerangka Demokrasi!

Sabtu, 11 April 2026 - 11:32 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kerugian Negara Tembus Rp 1,35 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 00:09 WIB

Penguatan Pimpinan OPD Lewat Retreat, Langkah Strategis Tingkatkan Kepuasan Masyarakat!

Kamis, 9 April 2026 - 15:35 WIB

Viral! Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Penyidik Unit III Satreskrim Polres Batang Wajib Mengungkap Peran Aktif CW, WC dan EDC Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.

Berita Terbaru