Penyidik Polsek Limapuluh Pekanbaru Tidak Independen!! LP Korban KDRT Tidak diProses. Atensi Siapa?

- Penulis

Jumat, 6 Desember 2024 - 05:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Pekanbaru (6/12/2024). Diduga penyidik Polsek Limapuluh Kota Pekanbaru tidak independen. Laporan dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga tidak di proses.

VP seorang Asisten Rumah Tangga menjadi korban dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya MN alias Iwan.

Perkara itu terjadi pada tanggal 26 September 2024, dimana ketika itu korban VP bersama dengan ES, TN dan MN menaiki mobil Brio, namun tepat diatas Jembatan Leton IV Jalan Sudirman Pekanbaru mobil tersebut berhenti, saat itu MN alias Iwan marah karena tidak terima dengan rencana korban yang mengajukan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama karena kerap menjadi korban KDRT dan tidak pernah dinafkahi, kemudian MN alias Iwan mengambil benda tajam dari dalam mobil Brio, yang sudah dipersiapkannya dan menusukkan beberapa kali ke bagian lengan tangan kiri dan kaki bagian kiri, lutut serta betis berkali-kali sehingga menimbulkan luka tusuk dan robek, dan menerima pukulan berulang-ulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian itu VP melaporkan suaminya MN alias iwan ke Polsek Limapuluh Kota Pekanbaru dengan No. B/114/IX/RED.I.II/2024/SPKT/POLSEK LIMAPULUH/ POLDA RIAU.

Pada poin ke-dua dalam surat laporan tersebut diterangkan bahwa penyidik akan melakukan penyelidikan dalam waktu 30 hari dan jika diperlukan waktu perpanjangan penyelidikan akan diberitahu lebih lanjut.

Baca Juga:  Libur Lebaran, Air Terjun Temam Ramai Dikunjungi Para Wisatawan

Hal tersebut tidak sejalan dengan fakta dilapangan. Dimana hingga hari ini terhitung sudah lebih dari 2 bulan sejak tanggal diterima laporan tersebut penyidik Polsek Limapuluh Kota Pekanbaru terindikasi tidak memproses laporan tersebut.

“Pelaku masih bebas berkeliaran. Sudah berulang kali kita menyampaikan posisi pelaku kepada penyidik namun tidak kunjung ditangkap dengan berbagai alasan”. Ungkap VP sambil menangis.

Sejak memutuskan untuk melaporkan tindakan pelaku ke pihak berwajib, VP selalu mendapatkan intimidasi dan pengancaman dari MN alias Iwan. VP diancam akan dibunuh oleh pelaku MN alias Iwan.

Dikonfirmasi awak media kepada penyidik AKP Leo Putra Dirgantara SH., MH 6/12/2024 Melalui Telepon Whatsapp: “sudah kita layangkan surat panggilan 2 kali namun yang bersangkutan tidak mau datang. Selanjutnya akan kita layangkan panggilan ketiga jika tidak datang juga maka akan kita jemput paksa”.

Berdasarkan rangkuman awak media bahwa pelaku MN alias Iwan merupakan anak dari anggota kepolisian dan abang kandung pelaku MN alias Iwan juga seorang anggota kepolisian.

Patut diduga laporan VP korban tindak pidana KDRT diatensi oleh oknum kepolisian sehingga penyidik Polsek Limapuluh Kota Pekanbaru tidak memproses laporan VP dan terkesan mempeti es kan laporan tersebut (red) Bersambung ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astaga..!! Dituding Menistakan Agama Kristen, Jusuf Kalla Dilaporkan Aliansi Masyarakat Dan Ormas Ke Polda Sumut
Polda Jateng Akan Gelar Perkara Khusus. Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Apresiasi Dirreskrimum Polda Jateng Melihat Secara Komprehensif Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI di Polres Batang dan Polrestabes Semarang
Karang Taruna Lubuk Linggau Barat Salurkan 2.000 Al-Qur’an untuk TPA
Lampu Sering Padam, Aktivis Muda Musi Rawas Desak Evaluasi Kinerja PLN Muara Beliti
Wakil Wali Kota Resmi Tutup MTQ XVIII Lubuk Linggau 2026, Selatan I Raih Juara Umum
Polsek Tugumulyo Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Viral! Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Penyidik Unit III Satreskrim Polres Batang Wajib Mengungkap Peran Aktif CW, WC dan EDC Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Pembangunan Yonif TP 947 di Musi Rawas: Sinergi TNI dan Pemda Wujudkan Pertahanan Wilayah yang Kuat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:54 WIB

Astaga..!! Dituding Menistakan Agama Kristen, Jusuf Kalla Dilaporkan Aliansi Masyarakat Dan Ormas Ke Polda Sumut

Senin, 13 April 2026 - 16:44 WIB

Polda Jateng Akan Gelar Perkara Khusus. Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Apresiasi Dirreskrimum Polda Jateng Melihat Secara Komprehensif Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI di Polres Batang dan Polrestabes Semarang

Minggu, 12 April 2026 - 05:00 WIB

Karang Taruna Lubuk Linggau Barat Salurkan 2.000 Al-Qur’an untuk TPA

Sabtu, 11 April 2026 - 21:59 WIB

Lampu Sering Padam, Aktivis Muda Musi Rawas Desak Evaluasi Kinerja PLN Muara Beliti

Sabtu, 11 April 2026 - 07:46 WIB

Wakil Wali Kota Resmi Tutup MTQ XVIII Lubuk Linggau 2026, Selatan I Raih Juara Umum

Berita Terbaru

Uncategorized

Disorot, Pengamat Ingatkan Potensi Penyalahgunaan Izin Tinggal WNA!

Jumat, 24 Apr 2026 - 02:48 WIB