Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas Sigap Bantu, Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Musi

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com||MUSI RAWAS-Polsek Muara Lakitan Polres Musi Rawas (Mura), sigap langsung meluncur kelokasi kejadian lantaran mendapatkan informasi dari warga adanya musibah warga tenggelam di Sungai Musi, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura, sekitar pukul 10.40 WIB, Minggu (18/8/2024).

Setiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel langsung melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi sekaligus evakuasi bersama warga korban tenggelam tersebut.

Namun sayangnya saat dilakukan evakuasi ternyata korban tidak bisa diselamatkan (Meninggal dunia), diduga kehabisan nafas saat berada didalam air.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui identitas korban yakni berinisial, RP (16), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura

Hal tersebut dibenarkan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Muhammad Abdul Karim SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Anggiat, dikonfirmasi, Minggu (18/8/2024).

“Benar, di Desa Sungai Pinang, terjadi musibah seorang warga berinisial, RP (16), warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, tenggelam di Sungai Musi, namun, jenazah korban sudah diterima oleh pihak keluarga,” kata Kapolsek

Baca Juga:  HUT Kemerdekaan RI Ke-79, 339 WBP Rutan Kelas IIB Sidikalang Terima Remisi Umum - 15 Langsung Bebas

Kapolsek menjelaskan, musibah tenggelamnya korban berdasarkan keterangan saksi-saksi, bermula sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (18/8/2024), di Sungai Musi Desa Sungai Pinang, telah tenggelam seseorang terbawa arus Sungai Musi.

Dan, berdasarkan keterangan saksi yakni Dirly dan Syarif, keduanya bersama korban berenang di aliran Sungai Musi. Pada saat, korban, Dirly dan Syarif, berada di tengah sungai, tiba-tiba korban terbawa arus air.

Kemudian serentak, Dirly dan Syarif dibantu warga langsung melakukan pencarian dengan alat seadanya, sekitar pukul 10.40 WIB, korban tenggelam ditemukan oleh masyarakat yang melakukan pencarian di seputar Sungai Musi Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan.

“Namun sayangnya saat dilakukan evakuasi ternyata korban tidak bisa diselamatkan (Meninggal dunia), diduga kehabisan nafas saat berada didalam air,” tutur Kapolsek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Kasus SDN 12 Sungai Kakap Diklaim Selesai oleh Dikbud, Legatisi: Transparansi dan Substansi Penanganan Disorot!
Perkaranya dibatalkan MA, Hanifah Patuhi Hukum
Nama “Apo” dan Bayang-bayang Beking: Potret Buram Penegakan Hukum di Keranji
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Jumat, 17 April 2026 - 10:17 WIB

Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!

Berita Terbaru