Proyek P3-TGAI timawang hilir,Menuai Polemik Di Kalangan Masyarakat Dan juga Petani

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Landak.kalbar..Lagi-lagi Proyek P3-TGAI kembali bermasalah. Kali ini terjadi di Ranah P3A Timawang Hilir Desa Amboyo Utara Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.

Lewat bisik-bisik, petani setempat mengungkapkan, disini realisasi paket basah kuyup irigasi, sudah tiga kali ganti pekerja. Pelaksananya juga bukan Gapoktani tetapi dihandle oleh pihak ketiga.

Kalau cerita kualitas, lanjutnya, sangat jauh sekali mas. Malah kondisi fisik bangunannya banyak retak dan pecah-pecah. Bahkan ada juga yang hampir roboh. ” Mutunya jelek dan hancur mas, ” ucapnya jujur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat sekitar yang ikut nimbrung disitu mengatakan, pekerjaannya menyimpang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. ” Realisasinya tak can bang. Asal-asalan, ” ujar warga setempat.

Baca Juga:  Kapolres Lubuk Linggau Pimpin Langsung Sertijab

Ia juga heran dengan personil pendamping yang dibayar 50 persen dari total anggaran, sepertinya percuma. ” Katanya BWSK 1 itu banyak orang tehnik, bahkan dibayar gede, kok pekerjaannya kayak gini, ndak karuan, ” terangnya.

Warga tadi meminta agar proyek P3-TGAI ini diteliti ulang dan di audit kembali oleh BPK RI. Mubajir uang negara dikucurkan miliaran rupiah, hasilnya tidak karuan. Sia-sia dong uang rakyat.

(Am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!
Kasus SDN 12 Sungai Kakap Diklaim Selesai oleh Dikbud, Legatisi: Transparansi dan Substansi Penanganan Disorot!
Perkaranya dibatalkan MA, Hanifah Patuhi Hukum
Nama “Apo” dan Bayang-bayang Beking: Potret Buram Penegakan Hukum di Keranji
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:34 WIB

Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Sabtu, 18 April 2026 - 09:14 WIB

Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!

Jumat, 17 April 2026 - 10:17 WIB

Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat

Kamis, 16 April 2026 - 13:47 WIB

Kronologi Dugaan Jebakan Berujung Pengeroyokan di Pontianak, Korban AP Sebut Dipanggil Oknum Polisi TE dan Dihajar 8 Orang!

Berita Terbaru