Globalinformasi.com || Kerinci Kanan – Siak (5/6/2025). Selain terlibat dalam penyalahgunaan kekuasaan, Kapolsek Kerinci Kanan diduga nyambi menjadi mafia judi di Desa Kerinci Kanan KM. 75 Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak.
Pada tanggal 4 Juni 2024 sekira pukul 17.53 WIB awak media mendokumentasikan adanya aktivitas perjudian tembak ikan di Desa Kerinci Kanan KM. 75. Dimana jarak antara tempat aktivitas perjudian tersebut hanya berjarak ±100 Meter dari Mapolsek Kerinci Kanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pendalaman terkait aktivitas perjudian di wilayah tersebut, oleh masyarakat sekitar menyebutkan nama Bripka Rahmad Hendri SH selaku Kanit Intelkam anggota Mapolsek Kerinci Kanan sebagai oknum yang mengendalikan perjudian tembak ikan tersebut.
Dikonfirmasi awak media, Bripka Rahmad Hendri SH selaku Kanit Intelkam anggota Mapolsek Kerinci Kanan mengatakan bahwa informasi itu adalah mandai-mandai. Kemudian Bripka Rahmad Hendri SH meminta awak media untuk langsung ke lokasi menjumpai yang jaga untuk menanyakan terkait dengan meja tembak ikan tersebut:
“Kalau abang mau tau, langsung datang aja ke lokasi. Disana biasanya ada yang jaga. Abang langsung nanya yang punya meja yang abang maksudkan itu” Ucap Bripka Rahmad Hendri SH.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Bripka Rahmad Hendri SH tampak bahwa anggota Mapolsek Kerinci Kanan sudah sangat hafal terkait dengan situasi dan kondisi tempat perjudian tersebut. Dan secara tidak langsung juga menjelaskan bahwa aktivitas perjudian dilokasi masih aktif.
Bertolak belakang dengan yang disampaikan Kapolsek Kerinci Kanan kepada Pimpinan Redaksi media mitratnipolri.id
“Aktivitas perjudian itu sudah tutup sejak tiga minggu yang lalu” Ucap Kapolsek Kerinci Kanan.
Melalui berita bantahan yang diterbitkan, Kapolsek Kerinci Kanan melalui beberapa media online mengatakan bahwa sudah turun ke objek namun hasilnya nihil sambil menampilkan foto LCD meja ikan yang ditutupi terpal.
Dari foto unggulan tersebut tampak anggota Mapolsek Kerinci Kanan hanya menyingkap sedikit terpal tersebut.
Hal tersebut bertolak belakang dengan dokumentasi yang sudah lebih dulu di amankan oleh tim media mitratnipolri.id. dimana tampak jelas LCD meja ikan aktif.
Disinyalir Kapolsek Kerinci Kanan hanya mementingkan mensterilkan integritas dirinya dibandingkan mensterilkan aktivitas perjudian yang masih AKTIF di wilayah hukum Polsek Kerinci Kanan.
Disinyalir masih berjalannya aktivitas perjudian tembak ikan tersebut dikarenakan lancarnya setoran dan penyalahgunaan kekuasaan demi kepentingan pribadi.













