Seseorang dengan inisial K, DM tiktok Romauli Situmorang mengaku ayahnya jadi korban kasus 303

- Penulis

Minggu, 22 September 2024 - 01:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Jawa Tengah. Seseorang dengan inisial K, DM tiktok Romauli Situmorang sekitar pertengahan bulan Juli 2024.

Inisial K tersebut menyampaikan melalui DM Tiktok Romauli Situmorang bahwa ayahnya menjadi korban kasus judi togel.

Inisial K tersebut menyampaikan bahwa ayahnya terkena masalah hukum 303 dan telah memberikan uang 25 juta atas permintaan penyidik tetapi bapaknya masih tetap diproses. Penyidik berdalil uang Rp. 25 jt hanya biaya penangguhan. Sementara proses hukum tetap berjalan dan wajib lapor Senin dan Kamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan oleh K melalui DM Tiktok Romauli Situmorang.

Setelah itu, inisial K melanjutkan komunikasi di whatsapp dan menyampaikan bahwa: “saya sendiri juga takut sbnere cerita begini. Soalnya polisinya Kanitnya itu dan penyidiknya bilang jangan cerita ke siapa2, kalaupun sampai cerita2 duit yang 25 juta akan dibagikan. Bapak saya dimasukkan sel polrestabes.”

Lebih lanjut, K juga menyampaikan bahwa: ” padahal bapak saya ini hanya dijebak dijadikan tumbalnya yang ngelaporin itu bu.”

Baca Juga:  Oknum Polisi Di Satpas Polres Samosir Menjadi Calo Sim, SIM C Dibandrol Empat Ratus Limah Puluh Ribu Rupiah Tanpa Ada Ujian Praktek dan Teori

K juga mengatakan: “Bulan kemaren itu bu. Saya sampai bingung dan harus bagaimana. Saya sbagai buta hukum. Dan saya sudah membuang duit akan tetapi masih proses ttap berjalan kan ya sama aj bohong kn ibu. Sedangkan duit it duit hutangan”

“Iya saya datang langsung ke polrestabes. Waktu penyerahan duit ada bude saya dan mas ponakan saya”, lanjut K.

“Berkasnya sudah sampai kejaksaan katanya pak”, lanjut K.

Berdasarkan informasi ini, tim media Mitra TNI Polri melakukan penelurusan ke Polrestabes Semarang dan bertemu langsung dengan Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar.

“Siapa namanya yang menerima uang tersebut dan siapa nama ayahnya (ayah K yang mengaku sebagai korban 303)?”, tanya Wakasat Reskrim Polrestabes.

K menyampaikan bahwa yang menerima ada di Jatanras.

Tim media Mitra TNI Polri mengonfirmasi kembali kepada K mengenai nama ayahnya. Namun, hingga berita ini diturunkan, K tidak memberikan data ayahnya karena takut di intimidasi oleh oknum-oknum yang menerima uang.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Rusak, Debu dan Lumpur Mengganggu, Proyek Sekolah Rakyat Batulayang Diduga Langgar Aturan!
Pengamat : Retret ASN Kalbar Dinilai Investasi Strategis, Kritik Publik Tetap Diperlukan dalam Kerangka Demokrasi!
Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kerugian Negara Tembus Rp 1,35 Triliun
Penguatan Pimpinan OPD Lewat Retreat, Langkah Strategis Tingkatkan Kepuasan Masyarakat!
Viral! Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Penyidik Unit III Satreskrim Polres Batang Wajib Mengungkap Peran Aktif CW, WC dan EDC Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.
Penguatan tebing sungai itik jadi sorotan,LPM Tegas Kawal Proyek Bernilai Rp.14,8 Milyar
DPC APRI Sanggau Buka Fakta Tambang Liar Dihentikan Nama APRI Disalahgunakan Penambang Diminta Masuk Sistem Resmi RMC
Diduga Abaikan Keterbukaan Informasi, Proyek Turap di Sungai Kakap Jadi Sorotan Publik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:27 WIB

Jalan Rusak, Debu dan Lumpur Mengganggu, Proyek Sekolah Rakyat Batulayang Diduga Langgar Aturan!

Sabtu, 11 April 2026 - 11:37 WIB

Pengamat : Retret ASN Kalbar Dinilai Investasi Strategis, Kritik Publik Tetap Diperlukan dalam Kerangka Demokrasi!

Sabtu, 11 April 2026 - 11:32 WIB

Skandal PLTU Kalbar Meledak: Halim Kalla Jadi Tersangka, Kerugian Negara Tembus Rp 1,35 Triliun

Jumat, 10 April 2026 - 00:09 WIB

Penguatan Pimpinan OPD Lewat Retreat, Langkah Strategis Tingkatkan Kepuasan Masyarakat!

Kamis, 9 April 2026 - 15:35 WIB

Viral! Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Penyidik Unit III Satreskrim Polres Batang Wajib Mengungkap Peran Aktif CW, WC dan EDC Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.

Berita Terbaru