Terjawab!!! Diduga Stevani Refleksi Milik Adik Bie Hoi Menyediakan Layanan + +

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 02:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Pekanbaru (10/12/2024). Diduga Stevani Family Reflexology milik Stevani alias Ani adik Bie Hoi menyediakan layanan plus plus bagi tamu pria.

Stevani Family Reflexology yang berada di Jalan Teuku Abidin No. 14B Pekanbaru merupakan salah satu tempat refleksi milik Stevani alias Ani adik Bie Hoi yang menyediakan jasa massage traditional, shia I shu, refleksi kaki dan punggung, lulur, totok wajah, dan therapy herbal bagi pria dan wanita.

Dari depan Stevani Family Reflexology tampak biasa saja. Sedikit tertutup dan hanya tampak satu pintu kaca sebagai akses masuk bagi tamu. Tidak terlalu banyak tulisan di pintunya. Di atas pintu, sebuah baliho berukuran besar bertuliskan nama “Stevani Family Reflexology” itulah namanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tamu masuk pintu pertama, tamu langsung dilayani oleh bagian resepsionis. Bagian resepsionis langsung menawarkan jasa dan menyodorkan beberapa orang terapis beserta daftar namanya. Saat itu tampak 4 orang terapis yang sedang kosong, sedangkan di daftar nama terlihat sebanyak 12 orang terapis wanita. Nama yang dicantumkan hanya nama panggilan saja. Usia terapis diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun keatas.

Dalam ruangan itu tampak beberapa CCTV aktif dan beberapa tulisan, diantaranya: “sopanlah kepada terapis dan No Sex”.

Tamu memilih terapis (I) dengan mengambil paket urut sebatang badan dengan harga paket urut Rp 160 ribu dengan durasi 60 menit. Setelah itu customer diarahkan oleh terapis (I) masuk kedalam ruangan pada pintu kedua. Ruangan tersebut tampak sedikit gelap. Sumber cahaya yang masuk hanya dari pantulan lampu ruangan resepsionis. Dalam ruangan itu tampak ada 4 room yang di sekat-sekat dan hanya ditutupi gorden berwarna hijau muda kombinasi putih.

Baca Juga:  Praktisi Hukum Palmer Situmorang, Komisioner KPK 2015-2019 Saut Situmorang, dan Direktur LBH RaKeSia Angkat Suara Terkait OTT Hakim PN Depok

Dalam room, terapis (I) menginstruksikan kepada tamu untuk melepaskan pakaiannya. Terapis (I) bercerita kepada tamu bahwa ia baru 6 bulan bekerja di Stevani Family reflexology. Ia berasal dari luar kota dengan status seorang Ibu:

“Anak saya di Medan bang. Saya baru 6 bulan disini. Disini saya dibayar per jam nya Rp 22 ribu kalau ada tamu”. Ungkap (I) terapis Stevani family reflexology.

Setelah 30 menit, tamu “ditawarkan” terapis (I) untuk melakukan urut vital:

“Mau sekalian urut ini? (Sambil memegang). Kalau disini gak perlu munafik lah, masih adalah itu terapis kita ngeluarin itu tamu”. Ucap (I) terapis Stevani family reflexology.

“Maksudnya?”, tanya tamu bingung.

“Kocokan lah gitu. Kita kan juga butuh uang lebih bg, gaji kita cuma Rp 22 rb. Kita mau makan, mau kirim anak iyalah kalau satu hari tu kita bisa kerja 5-6. Dia perjam Rp 22 rb cuma, nombok lah”, terang (I) terapis Stevani family reflexology.

Dikonfirmasi awak media kepada Stevani alias Ani: “usaha kita benar, dan kita bayar pajak setiap bulannya. Refleksi yang kita buka itu seperti kakiku. Terapis kita orang-orang tua. Terapis dan karyawan kita ada kasi surat perjanjian. Kita suruh karyawan tanda tangan yang telah diketahui oleh RW setempat bahwa kita gak menyediakan yang aneh-aneh. Kalau kedapatan itu urusan terapis sama tamu”. Ucap Stevani alias Ani (pemilik Stevani family reflexology).

Apakah benar usaha Refleksi Stevani alias Ani adik Bie Hoi memiliki badan hukum?

Apakah refleksi Stevani family reflexology adalah tempat + + berkedok urut sehat keluarga?

Apakah sumber uang usaha Refleksi ini ada hubungannya dengan uang Deposito Bie Hoi sang kakak?

(Bersambung***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sekadau Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak, Ayah Kandung Jadi Tersangka
LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng
HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT
Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat
Keluarga dan Kuasa Hukum Desak Kapolresta: Pelaku Pengeroyokan Apriansyah Harus Segera Ditangkap!
Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!
Insiden Katulistiwa Plaza Disorot, Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi Jadi Ancaman Rule of Law!
Polres Lubuk Linggau Genjot Kualitas Binmas, Pelayanan Humanis Makin Diperkuat
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:31 WIB

Polres Sekadau Ungkap Kasus Pemerkosaan Anak, Ayah Kandung Jadi Tersangka

Selasa, 21 April 2026 - 04:05 WIB

LBH RaKeSia Hadirkan DR. Azmi Syahputra, S.H., M.H., Ahli Hukum Pidana Dalam Gelar Perkara Khusus Kasus Penerimanaan CPNS Kemenkumham RI di Polda Jateng

Selasa, 21 April 2026 - 02:46 WIB

HALAL BIHALAL DAN MILAD KE-1 DPC LPM SUNGAI KAKAP BERLANGSUNG MERIAH DI PANGGUNG RAKYAT

Senin, 20 April 2026 - 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, BBM Non-Subsidi Naik: Posisi Negara Dipertanyakan Atas Kegelisahan Rakyat

Sabtu, 18 April 2026 - 13:14 WIB

Dugaan Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Kekerasan, Ketua Lidik Krimsus Kalbar Angkat Bicara!

Berita Terbaru