Tindaklanjuti Atensi Kapivpas, Lapas Kelas IIB Fakfak Laksanakan Deteksi Dini Razia Rutin Kamar Hunian WBP

- Penulis

Minggu, 30 Juni 2024 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakfak –Globalinformasi.com,Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Fakfak Kanwil Kemenkumham Papua Barat terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban dalam pencagahan barang-barang terlarang yang masuk ke dalam Lapas serta melaksanakan instruksi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Haposan Silalahi, Dimana Deteksi Dini dilaksanakan secara masif dan berkala melalui gait razia rutin untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas/ Rutan.

 

Razia penggeledahan kali ini dipimpin oleh Kasi Adm Kamtib didampingi oleh Ka. KPLP, Staf KPLP, Staf Kamtib, Petugas Jaga dan dimonitor langsung oleh Kalapas Kelas IIB Fakfak, Jaka Prihatin, bertempat di blok hunian Lapas Kelas IIB Fakfak pada hari Sabtu, 29 Juni 2024. pukul 20.00 WIT s.d selesai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Tindakan ini dilakukan secara rutin, yakni 4 kali dalam sebulan untuk memberantas peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas dan gangguan Kamtib yang merupakan implementasi dari 3+1 Kunci Pemasyarakatan Maju. Pernyataan itu diungkapkan Kalapas Kelas IIB Fakfak, Jaka Prihatin. Beliau mengatakan komitmen untuk menjadikan Lapas Kelas IIB Fakfak bersih dari dari tindakan kriminal mulai dari Narkoba, HP dan barang-barang yang mengganggu kemanan dan ketertiban yaitu dengan melakukan giat Razia Rutin sekaligus hal ini menindaklanjuti Atensi dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Papua Barat, Haposan Silalahi.

Baca Juga:  Coffee Morning Kejati Kalbar, Perkuat Transparansi Informasi

 

 

Hasilnya Petugas tidak menemukan adanya Narkoba maupun HP hanya saja petugas menemukan adanya material-material lainnya yang berbahan dasar keras seperti stainles dan besi yang disita dikarenakan takut disalahgunakan oleh para warga binaan.

 

Selanjutnya barang hasil penggeledahan akan diinventarisir dan didata untuk segera dilakukan pemusnahan. Temuan ini kemudian akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Pengamanan/Kamtib untuk memperketat pengamanan dan mencegah maraknya peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH
Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama
Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin
Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit
Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara
Peluncuran Buku “Kita Belum Dewasa”, Adhi Black Ajak Masyarakat Kalbar Sukseskan Momentum Refleksi Diri
Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Azmi Syahputra: Tidak Ada Impunitas Bagi Pelaku dan Tidak Boleh Ada Kompromi
Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:37 WIB

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH

Rabu, 29 April 2026 - 23:48 WIB

Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 23:39 WIB

Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara

Berita Terbaru