Diduga Anggota TNI Inisial DG Jadi Koordinator Kelang Sabung Ayam Di Merano ..

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SINTANG (Kalbar), Informasi kembali diterima oleh media ini pada hari Minggu malam (05/04/2026), berdasarkan hasil informasi di lapangan aktifitas ilegal judi sabung ayam di Merano atau tepatnya di Jalan Padat Karya, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu semakin merajalela terjadi.

Entah kenapa aktifitas ilegal judi sabung ayam ini sengaja dibiarkan beroperasi. Karena diduga ada setoran besar yang menjadi uang tutup mulut agar aktifitas judi sabung ayam ini beroperasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media beberapa minggu yang lalu sempat meminta konfirmasi kepada pihak Polsek Sintang Kota kenapa aktifitas ilegal judi sabung ayam ini sengaja dibiarkan beroperasi. Dan konfirmasi tersebut tertuju kepada Kapolsek Sintang Kota IPTU Heru Woldy, S.H., melalui pesan singkat WhatsApp, akan tetapi tidak ada jawaban sama sekali.

Namun sebelumnya seorang anggota Polsek Sintang Kota yang namanya enggan disebutkan mengatakan bahwa pihak Polsek Sintang Kota tidak mau ribut dengan anggota TNI.

“Ya bang kami tidak mau ribut dengan mereka. Karena pada intinya kami tetap pada posisi kami sebagai penjaga keamanan,” ungkapnya singkat.

Dan informasi yang diterima kembali pada hari ini Minggu malam (05/04/2026), bahwa kelang sabung ayam Merano sebelumnya koordinatornya dikelola inisial ATN, akan tetapi sekarang berubah yang dikelola oleh oknum anggota TNI yang berasal dari Kodim Sintang berinisial DG.

Baca Juga:  DPD Grib Jaya Sumut Gelar Rapat Menjelang Deklarasi 

Ini menimbulkan tanda tanya besar karena DG sebelumnya mendapat teguran dari pihak Kodim Sintang akan tetapi ini berubah kembali menjadi DG sebagai Koordinator Kelang Sabung Ayam Merano.

Menurut aturan hukum, Anggota TNI tidak diperbolehkan menjadi koordinator, pengelola, maupun pelindung (backing) judi sabung ayam. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum berat dan disiplin prajurit.

Berikut adalah poin-poin penting terkait larangan tersebut berdasarkan informasi terbaru yaitu berupa sanksi tegas berupa pemecatan. TNI menegaskan tidak akan melindungi prajurit yang terlibat dalam tindak pidana, termasuk judi sabung ayam, dan akan memprosesnya hingga hukuman terberat, yaitu pemecatan.

Terkait kasus hukumnya, Oknum TNI yang terlibat dalam pengelolaan arena judi sabung ayam, seperti kasus di Merano Sintang, dihadapkan pada proses hukum militer dan dituntut hukuman penjara serta pemecatan.

Terkait kasus penembakan, jika terjadi insiden dimana oknum TNI yang diduga terlibat dalam pengelolaan judi sabung ayam melakukan penembakan terhadap anggota Polri yang sedang bertugas menggerebek lokasi judi, yang memicu respons keras dari jajaran Polkam.

Larangan pidananya, bahwa judi sabung ayam adalah tindakan pidana ilegal sesuai Pasal 303 KUHP, dan keterlibatan anggota TNI merupakan pelanggaran terhadap sapta marga dan sumpah prajurit.

Dalam hal ini, TNI berkomitmen untuk menindak prajurit yang melanggar hukum guna menjaga marwah institusi.

Sumber : Tim liputan.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jurnalis Mitra polri Asdi AS,SE Rayakan Ulang Tahun ke-60 di Kabupaten Sintang Bersama Rekan Rekan Media…
Ketua DPC LPM Pontianak Utara Tegaskan Soliditas Organisasi dan Kepedulian Sosial dalam Acara Syukuran PAC Siantan Tengah…
Tak Punya Hati..!! FR Masyarakat Lima Puluh Kota Cerita jadi Korban Pungli Sim di Satpas Sim Polres Lima Puluh
Habib, Akademisi, dan Pelapor! Datangi DPRD Kalbar, Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Ajaran Menyimpang di Tengah Masyarakat!
Kapolresta Pontianak Dukung Pembinaan Atlet Perbakin, Targetkan Prestasi hingga Tingkat Nasional
Dian Puspitasari, S.H. Direktur LBH RaKeSia Soroti Polres Batang Pasca Gelar Perkara Khusus di Polda Jateng Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI.
Risiko Kebocoran Data Mengintai, Pengamat Desak Pemerintah Hentikan “Ritual” Fotokopi e-KTP di Pelayanan Publik!
Warga Semerangkai Soroti Sikap Kepala Desa dalam Sengketa Lahan dengan PT CUT!
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:42 WIB

Jurnalis Mitra polri Asdi AS,SE Rayakan Ulang Tahun ke-60 di Kabupaten Sintang Bersama Rekan Rekan Media…

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:05 WIB

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Tegaskan Soliditas Organisasi dan Kepedulian Sosial dalam Acara Syukuran PAC Siantan Tengah…

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:38 WIB

Tak Punya Hati..!! FR Masyarakat Lima Puluh Kota Cerita jadi Korban Pungli Sim di Satpas Sim Polres Lima Puluh

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:46 WIB

Habib, Akademisi, dan Pelapor! Datangi DPRD Kalbar, Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Ajaran Menyimpang di Tengah Masyarakat!

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

Kapolresta Pontianak Dukung Pembinaan Atlet Perbakin, Targetkan Prestasi hingga Tingkat Nasional

Berita Terbaru