Keluarga Gamma Akan Melaporkan Kapolrestabes Semarang Ke Mabes Polri

- Penulis

Rabu, 18 Desember 2024 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Semarang – Penembakan terhadap siswa SMKN 4 Semarang yang dilakukan oleh Aipda Robig Zaenudin di depan mini market yang berada di jalan Candi Penataran Raya pada hari Minggu (24/11/2024) dini hari hingga saat ini masih hanya sampai di tetapkannya Aipda Robig Zaenudin sebagai tersangka dan dijatuhi sanksi etik.

Aipda Robig Zaenudin diberikan sanksi etik Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan ditetapkan sebagai tersangka melalui sidang etik di Mapolda Jateng pada Selasa (10/11/2024).

Polrestabes Semarang melalui Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengatakan bahwa penembakan terjadi karena adanya perlawanan terhadap Aipda Robig Zaenudin ketika sedang membubarkan tawuran gangster.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Ari Supriyono menyampaikan bahwa motif penembakan yang dilakukan Aipda Robig tidak terkait dengan tawuran. Namun,karena kendaraannya dipepet.

“Sedangkan dari keterangan saksi yaitu anak A, yang mengalami luka tembak dibagian dada mengatakan bahwa pada malam itu tidak ada tawuran dan tidak ada senggolan motor. Mereka sedang dalam perjalanan pulang,” ungkap keluarga.

Keluarga mengatakan sejak peristiwa penembakan yang mengakibatkan Gamma meninggal dunia, keluarga merasa banyak kejanggalan. Selain kronologis yang berbeda, keluarga juga menerima intimidasi agar tidak memperpanjang kasus ini.

Baca Juga:  Lembaga Bantuan Hukum Rantai Keadilan Indonesia “LBH RaKeSia” MINTA PERLINDUNGAN DEWAN PERS

Keluarga Gamma akan melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar ke Propam Mabes Polri. Karena hingga saat ini sejak ditetapkannya Aipda Robig menjadi tersangka dan dijatuhi sanksi etik, belum ada tanda-tanda dilakukan evaluasi terhadap Kapolrestabes Semarang.

“Kami akan melaporkan Kapolrestabes Semarang ke Mabes Polri. Kami meminta Kapolri untuk memecat Kapolrestabes Semarang agar kasus ini diungkap dengan terang,” ujar keluarga Gamma.

“Anak kami Gamma disebut sebagai anggota gangster, kreak, adalah fitnah yang sangat kejam bagi kami. Gamma adalah anak yang berprestasi, dia adalah anggota paskibra di sekolahnya SMKN 4 Semarang,” ungkap keluarga.

Keluarga Gamma meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit memecat Kapolrestabes Semarang agar kasus ini dapat diungkap dengan jelas dan terang benderang.

Masyarakat juga menyoroti adanya perbedaan kronologis penembakan yang disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang dan Kabid Propam Polda Jateng.

Masyarakat juga menuntut pencopotan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar dalam Aksi Kamisan pada Kamis (12/12/2024).

“Kita menuntut dilakukan evaluasi besar-besaran di kepolisian. Kita mendesak pemecatan Kapolrestabes Semarang yang menghalang-halangi kasus penembakan Gamma,” seruan orator dalam Aksi Kamisan di depan Mapolda Jateng.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Feri Isrop Jadi Harapan Baru Warga untuk Pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap
Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi
Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak
Gelar Silaturahmi, Lamsiang Sitompul Perkuat Sinergi dan Paparkan Sejarah Berdirinya Horas Bangso Batak
Ketua LMND Sumut Soroti Dugaan Pungli di Samsat Jalan Sekip: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Praktik Percaloan
Komunitas Women’s International Club (WIC) Semarang Adakan Pengabdian Masyarakat di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Semarang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:42 WIB

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik

Sabtu, 30 Mei 2026 - 05:30 WIB

Feri Isrop Jadi Harapan Baru Warga untuk Pembenahan PDAM Tirta Bukit Sulap

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:01 WIB

Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:32 WIB

Buat Warga Muslim dan Non-Muslim, Daging Sapi Jumbo Kurban Ormas HBB Dibagi Rata

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:30 WIB

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H Terseret Isu Setoran Mafia Minyak

Berita Terbaru

Uncategorized

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB