P3-TGAI Desa Amboyo : Nyimpang Jauh. Kejaksaan Dan Anggota DPRI RI Jangan Vakum

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Landak ..kalbar..- Lagi-lagi proyek P3-TGAI kembali bermasalah. Kali ini terjadi di Ranah P3A Timawang Hilir Desa Amboyo Utara Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak.

Lewat bisik-bisik, petani setempat mengungkapkan, disini realisasi paket basah kuyup irigasi tersebut, sudah tiga kali ganti pekerja. Pelaksananya juga bukan Gapoktani tetapi dihandle oleh pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau cerita kualitas, lanjutnya, sangat jauh sekali mas. Malah kondisi fisik bangunannya banyak retak dan pecah-pecah. Bahkan ada juga yang hampir roboh. ” Mutunya jelek dan hancur mas, ” ucapnya jujur.

Masyarakat sekitar yang ikut nimbrung disitu mengatakan, pekerjaannya menyimpang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. ” Realisasinya tak can bang. Asal-asalan, ” ujar warga setempat.

Baca Juga:  Orang Tuanya Almarhum M Ravi Andrian Bagikan 3.000 Ribu Paket Sembako Kepada Masyarakat Lubuklinggau

Ia juga heran dengan personil pendamping yang dibayar 50 persen dari total anggaran. ” Mereka semua itu ngapain. Katanya BWSK 1banyak orang tehnik, kok pekerjaannya kayak gini, ndak karuan, ” terangnya.

Warga tadi meminta agar Kejaksaan tidak Diam, proyek P3-TGAI diteliti ulang dan di audit kembali oleh BPK RI. Mubajirjan uang negara dikucurkan miliaran rupiah, hasilnya tidak karuan. Sia-sia dong uang rakyat.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH
Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama
Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin
Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit
Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara
Peluncuran Buku “Kita Belum Dewasa”, Adhi Black Ajak Masyarakat Kalbar Sukseskan Momentum Refleksi Diri
Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta. Azmi Syahputra: Tidak Ada Impunitas Bagi Pelaku dan Tidak Boleh Ada Kompromi
Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 03:37 WIB

SURAT PERNYATAAN BERSAMA: TUNTUTAN MUNDUR BAGI KOMBES NUNUK SETIYOWATI DIR PPA PPO POLDA JAWA TENGAH

Rabu, 29 April 2026 - 23:48 WIB

Bunda Jeny Claudya Lumowa Sampaikan Teguran Keras: Kecewa Sikap Kurang Humanis, Minta Kombes Nunuk Rangkul dan Duduk Bersama

Rabu, 29 April 2026 - 23:39 WIB

Satu Suara LRC-KJHAM dan LBH RaKeSia: Soroti Kehadiran Dir PPA PPO Polda Jateng Yang Lebih Maskulin

Rabu, 29 April 2026 - 12:28 WIB

Belum Genap 1 Bulan, Kejati Kalbar Kembali Selamatkan Rp. 55 Miliar, Total Pemulihan Tembus Rp.170 Miliar dari Skandal Bauksit

Selasa, 28 April 2026 - 13:19 WIB

Program Padat Karya : Data Dicatat Realisasi Nol, BPJN Kalbar Wajib Bicara

Berita Terbaru