Resahkan dan Ganggu Kamtibmas. Viral Video DC Kepung Satu Keluarga di Wilayah Semarang Barat. Kepolisian Bertindak

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com||Semarang-Viral video DC (Debt Collector) mengepung satu mobil keluarga di wilayah Semarang Barat pada hari Sabtu (21/2/2026).

Rekaman video yang viral tersebut diunggah di akun instagram @manangsoebeti_official. Video merekam ada sekitar 5-6 orang laki-laki yang menghentikan satu mobil yang berisi keluarga tersebut di daerah jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Barat.

Dari rekaman video tampak jelas wajah-wajah yang menghentikan dan memblokade satu mobil keluarga tersebut di bagian depan dan belakang.

Selain memblokade, sehingga mobil tidak dapat bergerak, sejumlah pria tidak dikenal tersebut juga melakukan tindakan intimidatif, mengintip ke bagian dalam mobil dan melakukan beberapa ketukan di jendela mobil.

Rekaman video juga menunjukkan salah satu mobil yang memblokade berwarna putih jenis Toyota Calya dengan nomor polisi B-2895 NFC.

Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H, menyampaikan dalam keterangannya kepada media bahwa saat ini sudah ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Semarang kemarin (22/2/2026).

Ia juga menuturkan bahwa anggota kepolisian telah mendatangi keluarga korban ke Jepara.

Di tempat terpisah, Kasatrekrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena menyampaikan bahwa kasus ini sudah ditindaklanjuti dan saat ini dalam proses.

Ia membenarkan bahwa korban menghubungi 110 dan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

“Apabila ada situasi seperti agar menghubungi 110, akan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Semarang memberikan himbauan kepada masyarakat.

Masyarakat Kota Semarang apresiasi respon cepat dari kepolisian melalui nomor 110 yang segera turun ke lapangan. Namun, masyakarat juga mengharapkan tindakan tegas dari kepolisian mengingat hal ini mengganggu ketertiban masyarakat dan menimbulkan keresahan.

Penarikan kendaraan yang mengalami tunggakan diatur dengan mekanisme perundang-undangan yaitu melalui jalur gugatan di pengadilan bukan dengan aksi teror di jalanan.

(Red)

Baca Juga:  KPK Periksa Bos Rokok. Kanwil Bea Dan Cukai Masih Aman Meskipun Dikalbar Betumpuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Sampaikan Ucapan Selamat pada Resepsi Pernikahan Putra Panglima Besar Adi Hermansyah (adi blac)
Dapat Dukungan Akademisi, Program Feri Isrop Dinilai Mampu Ubah Wajah PDAM TBS
Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri
Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik
Orang Kaya Merampok Hak Orang Miskin!” Lidik Krimsus RI Kalbar Ultimatum DPRD & APH: Tindak Penimbun Solar Subsidi Sebelum Juni Meledak Jadi Demo Massal
Yayasan Aditya Lestari Khatulistiwa Bantah PKS Investor, Dugaan Pemalsuan Mencuat!
Diduga Cemari Lingkungan, Aktivitas PETI di Sandai Dikaitkan dengan Inisial F, A dan Y!
Dugaan Pelanggaran Pemasangan Tiang Listrik PLN di Atas Tanah Warga, Masyarakat Berhak Menuntut Kompensasi
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:20 WIB

Ketua DPC LPM Pontianak Utara Sampaikan Ucapan Selamat pada Resepsi Pernikahan Putra Panglima Besar Adi Hermansyah (adi blac)

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:38 WIB

Dapat Dukungan Akademisi, Program Feri Isrop Dinilai Mampu Ubah Wajah PDAM TBS

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:42 WIB

Seorang PNS Di Medan, Curhat Sudah 7 Bulan Kasus Ibu Tiri Yang Aniaya Anaknya Diduga Mangkrak di Meja Penyidik

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WIB

Yayasan Aditya Lestari Khatulistiwa Bantah PKS Investor, Dugaan Pemalsuan Mencuat!

Berita Terbaru

Uncategorized

Tragedi di RT 08 Desa Sukabangun Jangan Berakhir Menjadi Misteri

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:53 WIB