Globalinformasi.com || Tualang – Siak (30/8/2025). Praktik perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) di wilayah hukum Mapolsek Tualang Kabupaten Siak Provinsi Riau masih aktif dan eksis kendati propaganda pemerintah memerangi bisnis ini sejak pertengahan tahun lalu.
Berdasarkan informasi warga tempatan yang identitasnya tidak ingin dipublikasikan, bahwa perjudian gelper yang terletak di Jalan Pipa KM. 6 Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak adalah milik warga negara asing berdarah China atas nama Ahong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Didalam nya terdapat puluhan mesin judi elektronik tembak ikan-ikan dan tembak burung-burung yang beraktivitas hingga dini hari.
Kukuhnya bisnis haram ini bukan tanpa sebab. Diduga ada oknum-oknum lembaga penegak hukum yang sengaja melindungi kejahatan setelah di sawer oleh “humas” perjudian gelper milik Ahong.
Humas secara umum merupakan akronim dari kata hubungan masyarakat. Istilah ini berarti bagian lembaga pemerintah atau swasta yang melakukan kegiatan mencari dukungan publik bagi usaha-usahanya. Gampangnya, humas adalah manajemen yang diperuntukkan dalam menjalin hubungan dengan pihak lain.
Humas dalam perjudian gelper milik Ahong sebagaimana dituturkan seorang sumber yang mengetahui bagaimana sindikat judi gelper itu berjalan mengatakan, adalah dua-tiga orang yang ditunjuk konsorsium yang menjadi penghubung dengan pihak luar. Tujuannya, agar anggota mereka bisa menjalankan bisnis dengan aman.
Dan diketahui humas perjudian gelper milik Ahong tersebut adalah: ROBERT BATUBARA. Selain sebagai Humas perjudian gelper, teratas nama tersebut juga mengaku sebagai jurnalis media online.
Dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp kepada Humas perjudian gelper atas nama ROBERT BATUBARA. Awak media menanyakan kebenaran foto yang di lampirkan sebagai foto pemilik judi gelper Ahong, namun Humas tersebut langsung emosi dan terindikasi menantang dengan mengatakan:
“Tidak kenal siapa itu bang. Maunya Kapolri Listio abang buat situ”. Jawab Robert Humas judi gelper Ahong.
Dengan masih eksisnya judi gelper milik Ahong tersebut terkesan Polres Siak umumnya dan Polsek Tualang khususnya tak bertaring untuk menindak dan sterilkan. disinyalir oknum-oknum penegak hukum di wilayah Mapolsek Tualang sengaja membiarkan aktivitas perjudian dan terindikasi melindungi setelah mendapatkan saweran dari Humas perjudian gelper milik Ahong.
Bersambung…













