OKNUM PERANGKAT DESA DAN APH POLRES INHU DIDUGA TERLIBAT PETI

- Penulis

Minggu, 23 Februari 2025 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalinformasi.com || Semelinang Tebing//INHU – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Semelinang Tebing, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), diduga melibatkan oknum perangkat desa serta aparat kepolisian.

Hal ini diungkapkan oleh seorang warga setempat, Azhari alias Tukok, yang mengaku memiliki informasi terkait keterlibatan sejumlah pihak dalam aktivitas ilegal tersebut.

Menurut Azhari, Sekretaris Desa Semelinang Tebing, Indra alias Deded, berperan sebagai koordinator utama dalam mengurus perizinan tak resmi dan komunikasi dengan aparat penegak hukum serta pemerintahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, Deded itu bukan orang lapangan, saya yang biasanya turun. Deded itu tugasnya mengurus birokrasi ke APH (Aparat Penegak Hukum) dan pemerintahan. Kalau soal wartawan dan LSM, itu juga tugas saya,” ungkapnya.

Azhari juga membongkar bahwa dirinya yang turun langsung ke lapangan untuk mengutip iuran dari para penambang ilegal, yang berkisar Rp300 ribu hingga Rp 500 ribu per unit penambang emas atau “kompang.” “Saya yang sering turun ke lokasi untuk mengutip iuran, kemudian diserahkan ke Deded dan ibu kades,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Azhari menyebut bahwa jumlah “kompang” di Semelinang Tebing dulu mencapai lebih dari 100 unit, namun kini tersisa sekitar 73 hingga 76 unit yang masih aktif.

Baca Juga:  Judi Dadu dan Meja Ikan - Ikan Masih Beroperasi di Perumahan Proyek Desa Ndokum Siroga Kecamatan Simpang Empat

Ia juga mengklaim bahwa beberapa oknum anggota kepolisian di Polres Inhu, termasuk Heri dan Irpan, memiliki sekitar empat hingga lima unit “kompang” yang masih beroperasi di lokasi tersebut.

Terkait dugaan penggunaan Narkoba oleh Sekretaris Desa, Azhari mengungkapkan bahwa Deded dikenal sebagai pengguna Narkoba jenis sabu-sabu.

“Itulah Deded, dia nggak bisa lepas dari sabu. Apalagi kalau dana Desa cair, seluruh pekerja proyek Desa nyabu dulu baru bekerja. Sekali beli bisa puluhan juta belanja sabu. Ini sudah jadi rahasia umum di sini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkap bahwa Deded baru saja menjual rumahnya akibat terjerat masalah keuangan setelah dana desa yang dikelolanya diduga digunakan untuk kepentingan pribadi dan pembayaran temuan inspektorat. “Padahal dari pungutan ‘kompang’ saja sebulan bisa lebih dari Rp 25 juta, masih juga kurang,” tambahnya.

Upaya konfirmasi kepada Deded melalui nomor telepon 0821-1X4X-64X9 tidak mendapatkan respons, begitu juga dengan Kepala Desa Rismalinda.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi atau bantahan atas tuduhan tersebut.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel globalinformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan
Cek Lokasi Pasar 7, Polisi Tidak Temukan Aktivitas Perjudian
Praktik Perjudian Slot Bebas Beroperasi Di Lau Kesumbat, Mardinding – Karo, Saat dikonfirmasi Kapolres dan Kasat Reskrim Bungkam.
Astaga..!! Dituding Menistakan Agama Kristen, Jusuf Kalla Dilaporkan Aliansi Masyarakat Dan Ormas Ke Polda Sumut
Polda Jateng Akan Gelar Perkara Khusus. Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Apresiasi Dirreskrimum Polda Jateng Melihat Secara Komprehensif Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI di Polres Batang dan Polrestabes Semarang
Karang Taruna Lubuk Linggau Barat Salurkan 2.000 Al-Qur’an untuk TPA
Lampu Sering Padam, Aktivis Muda Musi Rawas Desak Evaluasi Kinerja PLN Muara Beliti
Wakil Wali Kota Resmi Tutup MTQ XVIII Lubuk Linggau 2026, Selatan I Raih Juara Umum
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 14:20 WIB

Free event Jong Batak’s Arts Festival ke 13 diselenggarakan Meriah di Taman Budaya Medan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:01 WIB

Cek Lokasi Pasar 7, Polisi Tidak Temukan Aktivitas Perjudian

Jumat, 24 April 2026 - 10:30 WIB

Praktik Perjudian Slot Bebas Beroperasi Di Lau Kesumbat, Mardinding – Karo, Saat dikonfirmasi Kapolres dan Kasat Reskrim Bungkam.

Selasa, 14 April 2026 - 14:54 WIB

Astaga..!! Dituding Menistakan Agama Kristen, Jusuf Kalla Dilaporkan Aliansi Masyarakat Dan Ormas Ke Polda Sumut

Senin, 13 April 2026 - 16:44 WIB

Polda Jateng Akan Gelar Perkara Khusus. Dian Puspitasari, S.H., Direktur LBH RaKeSia: Apresiasi Dirreskrimum Polda Jateng Melihat Secara Komprehensif Terkait Kasus Penerimaan CPNS Kemenkumham RI di Polres Batang dan Polrestabes Semarang

Berita Terbaru